Gogitainvestigasi.com.Kelompok Penari asal Kabupaten Ngada(Bajawa) yang membawakan tarian jai, menambah semarak acara tabisan Uskup Mgr. Paulus Budi Kleden,SVD di Gereja Katederal Ende Kamis,(22/08/2024)
Ribuan pasang mata tertuju pada kelompok Tarian jai yang membawakan tarian khas asal Kabupaten Ngada saat penjemputan Mgr.Paulus Budi Kleden, dan para Imam Konselebran masuk ke dalam Gereja.
Rombongan disambut dengan Sapaan selamat datang ( Sa Ngaza) yang dibawakan oleh Ari Suri, menggunakan bahasa daerah Bajawa.membuat bulu kuduk berdiri.
Sa Ngaza dengan suara yang menggelegar memecah kesunyian saat itu, disambut dengan tepukan tangan yang cukup meriah,dari seluruh umat yang hadir saat itu.
Lengak- lenggok gerakan tubuh para penari, sepanjang perjalanan menambah hidup suasana perayaan tabisan Uskup Mgr.Paulus Budi Kleden,SVD.
Gerardus Re’o, Team inti Panitia Pentabisan Keuskupan Agung Ende dari Kevikepan Bajawa mengatakan, pihaknya yang menyiapkan para Penari Dan Petugas Liturgi.
“Selain sebagai Panitia, saya ditugaskan menyiapkan tarian untuk mengiringi para Imam konselebran masuk ke dalam Gereja. Jumlah peserta yang saya bawa dari Kevikepan Bajawa sebanyak 80 Orang lebih, yang terdiri dari kelompok Penari, Kelompok Koor dan pembawa persembahan,”ungkap Gerardus Re’o.
Pantauan media ini, acara tabisan Uskup Keuskupan Agung Ende, nampak sederhana, namun Sangat meriah. Seiring dan sejalan dengan Spirit yang Mulia Uskup Agung Ende, Soal kesederhanaan, kebersamaan dan keharmonisan.(ign)






